Selasa, 26 November 2013

71.UPSIDE DOWN

“Cinta yang agung mampu menaklukan gravitasi.”
 —Adam Kirk

  Gue menyempatkan diri menonton sebuah film yang berjudul Upside Down. Hm, sebetulnya sudah lama gue mau nonton film ini, kebetulan waktu release filmnya di bioskop gak lama setelah sekuel Perahu Kertas 2 karya Hanung Bramantyo. Penasaran dengan film yang satu ini, akhirnya, ada teman yang berbaik hati berbagi film ini. Wuiih senangnya… :)

Guys, film ini kalau menurut gue salah satu film bergenre science fiction yang recommended buat kalian para penyuka film. Film karya Juan Solanas ini, juga merupakan film yang diikutsertakan dalam Cannes Award, sebuah festival bagi penghargaan film internasional. Di bawah naungan Les Films Upside Down Inc, beberapa aktor kenamaan Hollywood pun turut membintanginya.

Film ini, menceritakan tentang dua insan yang secara tidak sengaja bertemu, dan mereka tiba-tiba jatuh hati. Dia adalah Adam Kirk (Jim Sturgess) adalah seorang warga bawah (kutub bawah) yang jatuh hati pada Eden Moore (Kristen Dunst) Di mana, dikisahkan, terjadi perbedaan kehidupan dua dunia. Dunia atas, kehidupan yang makmur dan kaya. Sedangkan dunia bawah, dunia yang keras, jauh dari kemakmuran. Kadangkala harus mencuri, dan melakukan tindakan kriminal, agar bisa bertahan hidup.

Pada suatu hari, bersama Bibi Brecky, dia diminta untuk pergi ke suatu tempat yang tinggi, dia akan mencari buah saga merah. Pada suatu itulah ia mendaki tempat yang lebih tinggi dari biasanya. Pada saat yang bersamaan itulah, ia menemukan sebuah tempat yang kedua kutubnya dapat saling bertemu. Antara dunia atas, dan dunia bawah. Ia jatuh hati pada Eden Moore (Kristen Dunst). Namu, sayangna mereka tidak bisa berlama-lama bertemu, pihak keamanan dunia atas yang superketat menangkap mereka. Ada satu adegan, di mana ketika Eden akan kembali ke dunia atas, dengan bantuan tali yang dipegang oleh Adam, namun, tali itu ditembak oleh polisi, yang menyebabkan Eden jatuh, yang akhirnya membuat dia amnesia…

Refleksi Romeo Juliet
Kekuatan cinta mampu melawan gravitasi.

Peristiwa itu begitu membekas. Adam, terus berusaha mencari cara untuk bisa bertemu dengan Eden setelah 10 tahun peristiwa itu terjadi. Berkat bantuan Alex, ia mencoba melamar di perusahaan Transworld. Di mana di situlah Eden bekerja. Ia menawarkan produk kepada perusahaan itu, dan ia diteriima setelah proposal penawarannya disetujui perusahaan tersebut.

                Suatu hari, di mana mereka saling bertemu, Eden tidak langsung mengenalnya. Ia masih menganggap dam adalah karyawan Transworld biasa. Hari-hari dilalui, dan seperti biasanya. Adam mulai patah semangat. Saat mengira Eden akan melupakan dirinya untuk selama-lamanya…

Seperti kutukan, begitulah perumpaan antara dua kutub kehidupan yang saling berseberangan. Dua dunia yang tidak menyatukan dua insan. Namun, kekuatan cinta telah mengubah selamanya…

EPISODE TERAKHIR DARI KENANGAN  
Ketika waktu berhenti,
kota-kota menghapus jejak airmatamu
dengan keheningan kenangan. 

Aku tak lagi mampu mengingat 
kapan kisah cinta itu dimulai, kapan selesai.  
Barangkali pada sebuah senja di bising kota asing dan kumuh, 
pada beranda sebuah hotel di ujung jalan riuh.  
Atau dalam kafe tanpa nama, tanpa daftar menu.
  
Kota-kota berangkat tua dalam batinku. 
Namun senyummu abadi seperti sebaris sajak Po Chu-i.  
Senja yang kusimpan dalam ingatan  kini lapuk dan berlumut. 

Tetap saja sukar kubedakan keajaiban dongeng dan kepiluan masa silam.  
Ketika waktu berhenti,  kukenang kembali airmatamu yang menari: 
Di situ senja yang tak terlupakan diciptakan. 
Dan cinta, disapa dengan ribuan nama.

0 komentar:

Posting Komentar

 
;