Kamis, 28 November 2013

88.TULIISAN'JIKA KELAK DI MASA DEPAN KITA BERTEMU LAGI'

jika kelak di masa depan kita bertemu lagi(1-12-13)

Jika kelak di masa depan kita bertemu lagi apakah kau akan tersenyum untukku?
Manusia terlahir nggak ada yang sempurna. Kita sengaja diciptakan begitu karena Tuhan udah nyiptain manusia lain yang akan menjadi pasangan hidup kita untuk mengisi bagian yang nggak sempurna itu, agar kita melebur jadi satu bagian yang nggak terpisahkan, saling mengisi kekurangan satu sama lain sehingga menjadi sesuatu yang  utuh.. yang benar-benar sempurna (vino-marsha).

Jika kelak dimasa depan kita bertemu lagi dengan seseorang yang pernah menjadi cerita manis dalam hidup kita, haruskah kita membencinya? Membuang muka seolah-olah tak pernah ada sebuah kisah terangkai didalamnya? Ku rasa tidak! Sebuah senyuman pasti akan menghiasi sabuah temu itu. Sebuah cerita cinta nggak akan pernah selamanya jadi benci walau salah satunya tlah tersakiti. Cerita itu nggak akan begitu saja memuai, pudar dan begitu saja menghilang, cerita itu pasti akan selalu tersimpan disatu folder khusus dalam memori kita dengan nama kenangan, meskipun cerita itu tlah lama berlalu dan berganti dengan cerita yang lainnya.
Jika kelak dimasa depan kita bertemu lagi, dan ketika itu kau sedang menikmati secangkir kopi, apakah kita akan berdiam saja tanpa sepatah sapa? Ku rasa tidak! Temu itu pasti akan menciptakan suasana tawa yang dulu, bercerita tentang hidup masing-masing setelah sekian lama tak berjumpa, sejenak reuni tentang masa lalu tak akan menjadi sebuah dosa. Walau mungkin dijari manismu tlah melingkar sebuah cincin.
Jika kelak dimasa depan kita bertemu lagi, dan ketika itu adalah hari pernikahanmu, apakah kau akan menyambutku dengan senyuman termanismu dulu? Ku rasa tidak! Karena kau akan menyambutku dengan sebuah senyuman yang berbeda, sebuah senyuman persahabatan yang penuh arti dan tentu saja aku akan membalasnya dengan tulus sembari berterima kasih didalam hati kepadamu yang pernah mencintai dan menciptakan cerita-cerita indah.
Jika kelak dimasa depan kita bertemu lagi, dan DIA (yang dulu menjadi bagian dari cerita manis kita) dengan raut bahagia bergandengan tangan dengan seseorang sambil menggendong bayi lucu dipelukannya. Apakah kita akan begitu saja berlalu sembari menundukkan muka tanpa menyapanya? Ku rasa tidak! setidaknya sebuah senyuman pasti akan menghiasi sebuah temu itu. Sebuah sapaan akan lebih baik untuk temu itu, berbincang sejenak sekedar menanyakan kabar mungkin akan terlihat dewasa. Toh dia hanyalah sebuah masa lalu dan saat temu itu adalah masa depan.
Jika kelak dimasa depan kita bertemu lagi dan ketika itu kita masing-masing bersama keluarga kecil kita, apakah kita akan bertatap mata? Ku rasa iya! Terlalu lama kita tak bertemu tentu saja memori kita sejenak akan memutar cerita dulu dan kitapun tersenyum karena kini kita mempunyai kehidupan masing-masing.
Dan jika kelak dimasa depan kita bertemu lagi, dan ketika itu kau adalah suamiku. Aku akan memandang dengan senyuman paling tulus sembari mendekapmu dengan sangat hangat. Aku akan bercerita bagaimana lelahnya aku menjalani hari-hari tanpamu dulu dan kebersamaan adalah mimpi disetiap tidurku.
Tapi entahlah,semua itu hanyalah sekedar JIKA.Tak lebih dari andai-andai yang nyatanya kelak bisa saja tak seperti yang diangan-angankan diatas. Dan sebuah perpisahan adalah awal dari pertemuan..
Jika kau adalah bagian yang diciptakan Tuhan untuk menyempurnakanku pasti kita akan bertemu dan berjalan bersama lagi. Dan jika tidak.. Aku percaya Tuhan telah merencanakan sesuatu yang terbaik untuk kita.
Dan aku percaya setiap hati pasti ada pasangan jiwanya.

Untukmu-Muhammad Akbar Prasojo-

0 komentar:

Posting Komentar

 
;